The 3AM Grand Prix
Tepat jam 3 subuh, Zordi berlari keliling rumah kaliber F1. Mesin vakum dicuek. Buku di laptop disorot. Semua tersangka melarikan diri.
KANTOR KUCING · REPUBLIK RUMAH INI
Kucing oranye berprestasi. Menguasai rumah sejak hari pertama.
Setia, dominan, dan selalu tahu kapan mangkuk diisi.
Semua tombol di atas berpengaruh nyata ke mood Zordi. Klik kucingnya juga, dia suka perhatian.
BERKAS RESMI · KLASSIFIKASI: RAHASIA NEGARA
Supreme Leader · Divisi Perasanan · Department Santai
Berkas ini disusun oleh staf magang yang bekerja di rumah ini. Staf magang juga yang bersihkan pasirnya.
DIAUDIT OLEH ZORDI SENDIRI · TIDAK ADA PENGECUALIAN
Angka direkam dengan pengukuran spektakler (dilihat, dihitung, dikira-kira). Akurasi 100% menurut Zordi.
DISAKSIKAN LANGSUNG OLEH STAF MAGANG · TAK ADA TANGGUNAN
Tepat jam 3 subuh, Zordi berlari keliling rumah kaliber F1. Mesin vakum dicuek. Buku di laptop disorot. Semua tersangka melarikan diri.
Kardus sekecil apapun, Zordi yakin badannya pas. Fisika menurut. Zordi duduk di dalam dengan wajah menang.
Mangkuk setengah kosong akan muncul sebagai tragedi besar. Diisi ulang, lalu dilihat sekali lagi seperti masih kosong. Konsep berbeda.
Vakum = deklarasi perang. Zordi mengawasi dari 2 meter, menjilat ? merendahkan, lalu tidur di tempat yang baru saja dihisap.
Ada dua kasur. Zordi menempati keduanya, tapi tidak pada saat yang sama, supaya tidak minum soda dengan baik.
Dokumen pentingnya ada pekerjaan penting. Zordi melihatnya sebagai bantalan yang lebih mahal dari kasur. Ia duduk. Meeting ditunda.
PENGAKUAN DIBAWAH SUMPAN (SUMPAH, BUKAN SAPU)
"Dia ngecong di depan kulkas jam 6 pagi dengan tatapan wandis. Gw magang di rumah sendiri sih intinya."
"Dibalut selimut, dia keluar jam 30 detik. Ganti kasur lagi. Zordi itu atasan yang baik, katanya, tapi setiap hari ada rapat dadakan."
"Aku kardus bekas sepatu. Dia masuk. Aku tidak punya keputusan sendiri. Hidupku sekarang bermakna."
DIJAWAB OLEH ZORDI VIA MEOW · DITERJEMAHKAN KASAR
Boleh, dengan syarat: tangan harus ditawarkan dulu (protokol pemeriksaan bau), tidak boleh mendadak, dan maksimal 11 detik. Detik ke-12 adalah perlawanan.
Menurut Zordi: setiap kali dia mengingat mangkuk. Olah data yang tercatat: 3 kali sehari. Sistem belum berlaku sepenuhnya karena dewan (Zordi) menolak.
Area paling hangat di rumah dengan frekuensi manusia tertinggi. Secara statistik optimal. Kertas kerja yang tertunda adalah bukan masalah Zordi.
Zordi melihat kandang sebagai tawaran, bukan perintah. Kadang masuk, kadang tidur di atasnya untuk menunjukkan status. Netral.
Ya, dalam skala yang tidak bisa diukur: dia tidur di kaki staf falak. Kalau dibilang manis, dia purr. Kalau kebanyakan, dia menjilat tangan. Batas jelas.
Tulis di kertas, biarkan di meja. Dia akan duduk di atasnya. Kritik dianggap diterima. Tidak ada tindak lanjut yang ditagih.